Senin, 25 Juli 2011

logo


inilah logo kota jambi

Jumat, 24 Juni 2011

Pengen Aktif Lagi...

Lama ga ngeblog..jadi pengen ngeblog lagi...tapi rasanya canggung banget...:(huh...

Jumat, 11 September 2009

jangan pernah merasa takut

Semua gejala takut adalah timbul dari apa yg kita bayangkan saja.....

misalnya aku mempunyai sesuatu yang buruk dan takut orang-orang tau apa yang kusembunyikan,bila aku tau orang-orang juga menyimpan sesuatu yang buruk seperti aku..pasti aku akan merasa baik-baik saja...,dan tak akan takut walaupun akan ketahuan....

semua orang hanya terobsesi untuk selalu tampak benar...

ditempat manapun orang berada,pasti akan selalu berusaha tampil sempurna..
tak pernah mengakui akan kebodohanya,tak mau disebut salah apa yang dia gambarkan...
dan selalu ingin tampil sempurna...

pernahkah sesosok manusia merasa cukup dengan apa yang ada dikepalanya..???

tak peduli dengan apa yang digambarkan orang lain terhadap dirinya...
tak pernah merasa canggung bila berhadapan dengan menggunakan wajah yang asli...
tak pernah terpengaruh dengan arus globalisasi dan apa saja tentang keadaan masa depan...

khayalan yang sempurna berada digaris start lomba memahami diri....

disaat kita belum merasa memahami diri sendiri,disitulah jawaban tentang siapa diri kita...
hanya saja kita terpengaruh dengan alasan yang tak bisa mempunyai tindakan....
selalu berat melangkah untuk melakukan tindakan yang dianggap terlalu berlebihan....
bukankah bila kita melakukanya itu adalah sebenar-benarnya lebih baik..??!!

lakukan semua tindakan yang diinginkan jiwamu...,bukan nafsumu...

semua orang selalu ingin bebas melakukan apa yang dia mau,tak ingin diperintah..
tak ingin dikomandani...,tapi semua orang salah arti...
karena selama ini sebenarnya dia telah diperintah oleh nafsu...
nafsu dan jiwa berbeda...
dirimu adalah jiwamu,nafsu adalah temanmu....
"jadi lakukan dengan sesukamu sajalah apa yang diinginkan jiwamu"
lawan segala perintah nafsu yang bukan menjadi bagian jiwamu...

buat sejarah yang membuat dirimu lega akan perbuatanmu.....

Selasa, 08 September 2009

mari...

Marilah sejenak mengubur diri didalam tanah yang sudah muak menampung kesombongan saudara iblis diatasnya.Marilah meraba hati yang hitam pekat untuk dibersihkan menjadi suci kembali agar menjadi cermin untuk menatap siapa diri ini sesunggguhnya...
Seorang diri..
Malam menjelang pagi...
Aku masih terjaga menunggu matahari terbit untuk tidur melepas lelah.Masih termenung dan berpikir untuk merubah semuanya menjadi baik-baik saja.Menatap kebawah yakin suatu saat nanti aku akan terkubur didalam tanah..
Sambil menikmati asap rokok yang masuk kerongga dada mengalir didalam paru-paru hingga meracuni otak untuk tetap santai dalam berpikir.Dimana air mata yang kurindukan??
Yang bisa membuat hati ini lega dan sadar?.
Walau kulihat kembali gelapnya masa lalu yang bodoh,hatiku tetap tak ingin menangis seakan diri ini tak pernah melakukan dosa.Hanya sedikit penyesalan yang bisa kubanggakan sebagai renungan.
Bisakah kurasakan kebenaran yang selama ini kurindukan?? Didalam isak tangis keinginan yang masih berusaha berjalan mencari cahaya terang.Akan tetap selalu ada hiruk pikuk keramaian yang beraneka ragam yang selalu mengelilingiku untuk mengawasi,membenci,memaki,menertawai,membodohi,dan meludahiku.
Apakah kebahagian sejati itu didapati hanya dengan mempunyai seorang kekasih untuk menjadi pasangan hidup didunia ini seperti mereka yang hanya terpaku dalam belaian kasih sayang kekasihnya??Bagaimana mungkin?!,sedangkan aku tak pernah mampu meluluhkan hati wanita pujaanku.Apalagi memberikan yang terbaik buat kekasihku.Maka dari itu aku telah ditinggalkan dan meninggalkan mereka yang pernah menjadi kekasihku.Kini aku seorang diri lagi,biarlah semua hanya menjadi kenangan yang mungkin tak bisa kurubah kembali.
Aku ingin menangis dalam ingatan tentang masa laluku yang bodoh.Tapi air mata ini tetap tertahan seakan esok atau suatu sa'at nanti aku akan merasakan kebahagiaan yang tak akan pernah kusesali.Entah itu darimana asalnya aku tak tau,dan kapan itu akan terwujud aku pun tak ingin tau.Biarlah semua berjalan sebagaimana mestinya hingga waktunya tiba..

aku blom bisa bijaksana

Kepedulian memaknai tiap tetesan air mata batin...
Pedih,pahit,kejam..Merindukan ketenangan hati dalam tiupan suci..
Menadahkan kepala kepekatnya kecerobohon sikap..
Masih terlalu dini untuk memikul beban yang menantang..
Tapi inilah peraturan permainan agar bisa jadi pemenang.
Menenggelamkan kepala didalam kubangan lumpur busuk penuh kemunafikan.Aku masih terlalu sombong untuk menjadi bijaksana.Mana cara terbaik agar semua berjalan lancar tidak terjatuh didalam lubang penyesalan..?!